Wednesday, February 14, 2018

teruntuk:
      kamu lagi, pendebar hati

sampai di masa ini, bukan tidak pernah aku bayangkan
dulu. aku membayangkannya. sering kali.
dengan harap. dengan cemas. dengan ragu. dengan sendu.

sampai di masa ini, walaupun sering kali aku bayangkan
tetap saja mengejutkan.
bagaimana kamu yang jauh menjadi sauh hariku.

dan di masa ini, bukannya tanpa ragu, cemas, atau sendu.
tapi di masa ini tetap dengan harap lalu dengan tawa.
dan di masa ini, bertambah dengan syukur:

          "betapa aku beruntung
            untuk setiap tatapan, untuk setiap sabar
            untuk setiap pengertian, untuk setiap perhatian
            untuk aku dan kamu yang menjadi kita"

Rabu, 14 Februari 2018 - 16:53 - aku, yang sedang merasa beruntung di hari kasih sayang yang tidak perlu dirayakan