Wednesday, February 14, 2018

teruntuk:
      kamu lagi, pendebar hati

sampai di masa ini, bukan tidak pernah aku bayangkan
dulu. aku membayangkannya. sering kali.
dengan harap. dengan cemas. dengan ragu. dengan sendu.

sampai di masa ini, walaupun sering kali aku bayangkan
tetap saja mengejutkan.
bagaimana kamu yang jauh menjadi sauh hariku.

dan di masa ini, bukannya tanpa ragu, cemas, atau sendu.
tapi di masa ini tetap dengan harap lalu dengan tawa.
dan di masa ini, bertambah dengan syukur:

          "betapa aku beruntung
            untuk setiap tatapan, untuk setiap sabar
            untuk setiap pengertian, untuk setiap perhatian
            untuk aku dan kamu yang menjadi kita"

Rabu, 14 Februari 2018 - 16:53 - aku, yang sedang merasa beruntung di hari kasih sayang yang tidak perlu dirayakan


       

Thursday, March 17, 2016


karena aku butuh temu
butuh upaya agar yakin semua ini tidak semu
sebelum aku menjadi semakin ragu dalam jemu
dan memutuskan memang bukan kamu

kamis, 17 Maret 2016 - 19:32 - tentang banyak duga diantara semua hal maya, ya memang ini tak nyata.

Friday, January 1, 2016


dunia sibuk
dengan gempitanya
dengan huru haranya
dengan kesia-siannya
berputar, bergelut, berkemelut
dalam detik fananya
hai kamu..
berdiamlah
peluklah sunyi
lalu bercerminlah
     ..................
betulkah ia adalah kamu yang sejati

Jumat 1 Januari 2016 - 18:56 - diantara sepi dan hujan pertama yang membasahi bumi di tahun ini

Thursday, November 12, 2015


kenapa manusia memiliki batas
batas fisik
batas pikir
batas waktu
terlebih batas emosi..
ataukah batas itu hanya rekaan manusia.
toleransi untuk setiap kelemahan agar menjadi lumrah
lalu kalau batas itu tidak ada masihkah manusia itu manusia?

Kamis 12 November 2015 - 23:47 - lelah yang mendera bersama emosi yang terjun bebas

Friday, November 6, 2015

hari ini aku bertanya-tanya
bagaimana caranya manusia berdebar
bukan karena takut, bukan karena tegang, bukan juga karena cemas
entah karena apa. aku tidak punya kata yang tepat untuk mendeskripsikannya.

bagaimana bisa aku berdebar. menahun.
hanya karena seseorang. apakah jantungku tak lelah berdebar?
riuh untuk seseorang yang bahkan tak kutahu akankah debarnya milikku.

Jumat, 6 November 2015 - 13.47 - teruntuk kamu lagi pendebar hati

Monday, September 28, 2015


penat
menjerat
tentangmu
aku
muak
......
ENYAH!

senin, 28 September 2015 - 18:27 - ditengah ribuan buku dan ribuan pilu



Tuesday, September 15, 2015


menurutmu mana yang lebih baik?
membunuhnya langsung atau mematikannya perlahan?
sebelum semua terlalu melukai
sebelum ia menjamur dan mengerak dalam hati

Selasa, 15 September 2015 - 12:12 - siang bolong ditengah panas yang menampar dan membangunkan