Thursday, March 19, 2015


tahukah kamu bahwa hati kita adalah rumah
kita memiliki kehendak bebas untuk membangunnya, memugarnya, menatanya atau bahkan menghancurkannya
kita juga memiliki kehendak bebas untuk membuka atau menutup pintunya

dengan apa kamu mau membangunnya?
dengan batu-batu rapuh atau batu yang kokoh?
dengan apa kamu akan memberinya nuansa?
dengan warna kelam atau warna ceria?
dengan apa kamu akan menatanya?
dengan rongsokan atau hal berharga?

mungkin suatu waktu akan ada seseorang datang berkunjung
ia bisa saja mengetuk pintumu
bahkan mungkin mendobraknya paksa
tapi, ini adalah hatimu, rumahmu
lagi-lagi semuanya bergantung padamu

mungkin suatu waktu akan ada seseorang meninggalkan jejaknya
yaa, itu adalah hatimu, rumahmu
hanya kamu yang tahu tempat yang terbaik untuk menyimpan jejaknya
atau bahkan menyingkirkannya jauh

mungkin suatu waktu badai merusak beberapa bagiannya
dan itu adalah hatimu, rumahmu
akankah kamu membiarkannya rusak?
atau memperbaikinya walau perlahan

itu adalah
hatimu
rumahmu
kamu

kamis, 19 maret 2015 - 21:33 - teras rumah tetangga bersama hujan yang berderap-derap

No comments:

Post a Comment