hari ini aku bertanya-tanya
bagaimana caranya manusia berdebar
bukan karena takut, bukan karena tegang, bukan juga karena cemas
entah karena apa. aku tidak punya kata yang tepat untuk mendeskripsikannya.
bagaimana bisa aku berdebar. menahun.
hanya karena seseorang. apakah jantungku tak lelah berdebar?
riuh untuk seseorang yang bahkan tak kutahu akankah debarnya milikku.
Jumat, 6 November 2015 - 13.47 - teruntuk kamu lagi pendebar hati
Friday, November 6, 2015
Monday, September 28, 2015
Tuesday, September 15, 2015
Sunday, August 9, 2015
kata orang pertemuan dan perpisahan itu hanya tersirat dalam satu lambaian tangan
seakan-akan semuanya begitu mudah
lalu dinamai apa masa diantara lambaian pertemuan dan lambaian perpisahan itu
...........
sesuatu yang harus dilupakan
minggu, 9 agustus 2015 - 19.42 - di tengah sesusup rasa yang harus segera disudahi setelah menatap punggung yang menjauh, pangkalan kerinci, riau
Friday, July 24, 2015
beribu-ribu kilometer dari rumah membuat aku paham
betapa rumah itu hangat dan nyaman
jauh dari orang-orang terkasih membuat aku mengerti
betapa mereka teramat berarti
sendiri di tempat yang asing membuatku semakin sadar
betapa lemahnya aku
betapa aku perlu Kau, Tuhanku
Jumat, 24 Juli 2015 - 09.10 - dunia antah berantah bernama DCS fiberline RAPP pangkalan kerinci riau
Tuesday, April 21, 2015
hari ini aku hanya ingin menjadi manusia gua
karena mengenal itu melukai
karena mengetahui itu menyesakkan
jadi biarkan aku sendiri di dalam guaku
biarkan aku gelap di dalam ketidaktahuanku
terkadang sepi dan sendiri itu lebih baik
senin, 21 april 2015 - 00:56 - diantara air yang jatuh dari mata, di tengah kepenantan
Thursday, March 19, 2015
tahukah kamu bahwa hati kita adalah rumah
kita memiliki kehendak bebas untuk membangunnya, memugarnya, menatanya atau bahkan menghancurkannya
kita juga memiliki kehendak bebas untuk membuka atau menutup pintunya
dengan apa kamu mau membangunnya?
dengan batu-batu rapuh atau batu yang kokoh?
dengan apa kamu akan memberinya nuansa?
dengan warna kelam atau warna ceria?
dengan apa kamu akan menatanya?
dengan rongsokan atau hal berharga?
mungkin suatu waktu akan ada seseorang datang berkunjung
ia bisa saja mengetuk pintumu
bahkan mungkin mendobraknya paksa
tapi, ini adalah hatimu, rumahmu
lagi-lagi semuanya bergantung padamu
mungkin suatu waktu akan ada seseorang meninggalkan jejaknya
yaa, itu adalah hatimu, rumahmu
hanya kamu yang tahu tempat yang terbaik untuk menyimpan jejaknya
atau bahkan menyingkirkannya jauh
mungkin suatu waktu badai merusak beberapa bagiannya
dan itu adalah hatimu, rumahmu
akankah kamu membiarkannya rusak?
atau memperbaikinya walau perlahan
itu adalah
hatimu
rumahmu
kamu
kamis, 19 maret 2015 - 21:33 - teras rumah tetangga bersama hujan yang berderap-derap
Subscribe to:
Posts (Atom)